Keistimewaan-keistimewaan Rasulullah SAW



www.majalah-alkisah.comTanya Jawab seputar Aqidah: bersama Habib Zain bin Ibrahim Bin Sumaith

Apa saja keistimewaan-keistime­wa­an Rasulullah SAW?
Nabi kita, Muhammad SAW, memiliki keistimewaan melebihi seluruh nabi, de­ngan banyak keistimewaan. Di antara­nya, keadaan beliau sebagai penutup para nabi dan rasul. Maka, tidak ada lagi nabi dan rasul sesudahnya.


Beliau telah bersabda, “Aku adalah Muhammad, nabi yang ummi, tidak ada lagi nabi sesudahku. Aku diberikan jawami’ al-kalim dan puncak-puncak­nya.” – Dikeluarkan oleh Ahmad (2/172) dari hadits Abdullah bin Amru bin Al-‘Ash RA.
Lebih dari itu, di antara keistimewa­annya, beliau lebih mulia dari para nabi, rasul, dan makhluk seluruhnya (jawami’ al-kalim adalah kalimat atau kata-kata yang terucap dari lisan Nabi SAW yang singkat, padat, namun darat dengan makna).
Dari Abu Sa’id Al-Khudhri RA, ia ber­kata, Rasulullah SAW bersabda, “Aku adalah pemimpin anak Adam pada hari Kiamat, dan aku tidak sombong. Di ta­ngankulah panji-panji pujian, tapi aku pun tidak bangga. Pada hari itu tak ada pada bangsa jin, manusia, Arab dan Ajam (non-Arab), pada hari itu tak ada seorang nabi pun – Adam dan selainnya – kecuali di bawah benderaku. Dan aku adalah orang yang pertama kali dibang­kitkan dari kuburnya, aku juga tidak bangga.” – Dikeluarkan oleh At-Tir­midzi (3148, 3615), dan ia berkata, “(Ini) hadits hasan shahih.”
Dalam satu riwayat lain, “Aku adalah orang yang paling mulia di antara orang-orang terdahulu dan belakangan di sisi Allah SWT. Aku ucapkan ini tanpa ke­angkuhan.” –Dikeluarkan oleh At-Tir­midzi (3616) dari hadits Ibnu Abbas RA.
Di antara keistimewaan beliau ada­lah keumuman risalah beliau kepada bang­sa jin, manusia, Arab dan Ajam (non-Arab).
Dari Jabir RA, Rasulullah SAW ber­sabda, “Aku diberikan lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada seorang pun sebelumku: Aku dimenangkan de­ngan rasa takut (pada musuh-musuhku) dari jarak satu bulan perjalanan, dijadi­kan tanah bagiku sebagai tempat sujud dan alat bersuci, maka di mana pun se­seorang dari umatku memasuki waktu shalat, hendaklah ia shalat, dihalalkan bagiku harta ghanimah (rampasan pe­rang), padahal harta ghanimah itu tidak dihalalkan bagi siapa pun sebelumku, diberikan kepadaku syafa’at, dan adalah setiap nabi diutus khusus hanya kepada kaumnya sedangkan aku diutus kepada manusia seluruhnya.” – Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (328) dan Muslim (521) dari hadits Jabir RA.
Di antara keistimewaan beliau pula ada­lah Allah SWT menjadikan umatnya sebagai umat terbaik dan menasakh (meng­hapus) seluruh syari’at dengan syari’atnya. Allah SWT berfirman, “Kali­an adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia.” – QS Ali Imran: 110.
Allah SWT berfirman, “Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan mem­bawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” – QS At-Tawbah: 33.
Dan Allah SWT berfirman, “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” – QS Ali Imran: 85.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang pun dari umat ini (generasi ini), baik Yahudi maupun Nasrani, yang telah mendengar seruanku, kemudian ia mati dalam keadaan tidak beriman kepada risalah yang kubawa, melainkan ia menjadi penghuni neraka.” (HR Muslim).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keistimewaan-keistimewaan Rasulullah SAW "

Post a Comment